Apa itu BCS?

Refrensi lain sejarah Bonek vs Aremahttp://greenforce.home.blog

Brigata Curva Sud (BCS) adalah satu di antara dua kelompok suporter PSS Sleman. Lahir pada 2010, usia BCS jauh lebih muda dibanding pendahulunya, Slemania. Pertengahan Februari 2017 lalu, Copa90, sebuah situs digital pecinta bola dunia, menobatkan BCS sebagai suporter ultras terbaik di Asia. 

Tidak sampai di situ, BCS merupakan salah satu suporter ultras di dunia yang mengedepankan ekonomi kreatif. Mereka menjalankan bisnis dengan industri merchandise bernama CSS (Curva Sud Shop).

“CSS sebagai alat perjuangan, secara tidak langsung mengenalkan BCS. Banyak barang yang mengenalkan identitas BCS. Awal Februari 2012 berdirinya,” kata Fikar.

“Awal terbentuknya untuk kampanye, mengenalkan bahwa suporter ultras itu tidak identik dengan kekerasan (tradisional fanatisme),” tambahnya.

Berdirinya CSS bukan tanpa perjuangan. BCS harus jatuh bangun membangun CSS dengan modal yang seadanya. Meski begitu, BCS melalui CSS sudah bisa membantu administrasi PSS, walaupun hanya sedikit pada awalnya.

“Dulu awalnya beli satu etalase secara iuran. Lalu jual stiker, jaket, dan kaos andalan. Saat itu kita masih mengontrak untuk menjalankan CSS. Saat itu, kita serahkan keuntungan dari merchandiseke tim. Kita tahu tim sudah tidak disongkong APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah), sudah ke arah profesionalisme lewat PT. Deni Tarkas ketika itu yang menerima sebagai manajer PSS,” kata Fikar.

BCS menjadi contoh ultras yang kreatif dan mandiri di Indonesia. Bukan hanya sekadar fanatisme semu, BCS mampu membangun fanatisme yang nyata demi kelangsungan klub tercintanya, PSS Sleman.

No leader just together.” Artinya, tidak ada pemimpin namun mengutamakan kebersamaan. Itulah moto yang selalu dipegang teguh Brigata Curva Sud (BCS).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai